Tips

Hati-Hati, Inilah Penyebab Kecelakaan Truk Yang Sering Terjadi!

penyebab kecelakaan truk

Banyak hal yang menjadi penyebab kecelakaan truk di jalanan termasuk di jalan tol. Ternyata salah satunya ialah skill sopir truk itu sendiri!

Jakarta, Autos.id – Percaya atau tidak, ada banyak sekali penyebab kecelakaan truk di jalanan termasuk jalan bebas hambatan atau tol. Tidak bisa dipungkiri, truk adalah kendaraan berat dan besar sehingga dibutuhkan skill yang memadai untuk mengendarainya.

Kurang hati-hati dalam mengemudikan truk di jalanan bisa mengakibatkan kecelakaan beruntun. Salah satu penyebab kecelakaan truk di jalanan terutama di tanah air ialah skill mengemudi para supir truk yang kurang memadai.

Dilansir dari laman liputan6 (7/04), Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia memberikan informasi berupa laporan Jasa Marga yang menjelaskan bahwa 70 persen kecelakaan yang terjadi di jalan bebas hambatan atau tol disebabkan oleh kendaraan besar seperti truk.

penyebab kecelakaan truk salah satunya ialah skill sopir itu sendiri

penyebab kecelakaan truk salah satunya ialah skill sopir itu sendiri (Source: http://www.abbottlawgroup.com)

Padahal, bila dicermati, populasi jumlah truk di tanah air hanya sekitar 12 persen dari jumlah jenis kendaraan yang umumnya melewati tol atau jalan bebas hambatan. Namun, sangat disayangkan karena justru truk lah yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan tol.

“Truk konon menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan tol”

Lebih lanjut, rupanya ini senada dengan hasil Roadshow bertajuk “Safety First, Efficiency Follow” yang dilakukan oleh Truck Magz di beberapa kota. Faktanya, skill atau kemampuan pengemudi truk dalam menjalankan kendaraan serta pemahaman dalam mengelola potensi kecelakaan masih rendah.

Hal tersebut rupanya tidak lepas dari kurangnya pelatihan untuk para sopir truk. Tidak hanya itu, tingkat pendidikan yang dimiliki oleh supir truk sebagian besar hanyalah sampai di SMP saja.

Hal menariknya, sejumah pengemudi truk yang sempat mengikuti pelatihan di Jakarta memiliki tingkat pemahaman terhadap rambu-rambu dan peraturan lalu lintas yang tinggi. Sebaliknya, dalam hal pemahaman mengemudi yang baik dan benar masih berada di angka yang rendah. Hal tersebut tampaknya tidak terlalu berbeda di daerah Semarang.

Bila melihat hal tersebut, sepertinya memang harus ada yang dikaji agar penyebab kecelakaan truk di jalanan khususnya di jalan tol bisa diantisipasi. Ratna Hidayati yang merupakan pelaksana Roadhow bertajuk “Safety First, Efficiency Follow” untuk para sopir truk pun akhirnya menjelaskan mengenai korelasi antara pengetahuan rambu lalu lintas dengan skill mengemudi yang benar dan baik dan pengelolaan potensi risiko kecelakaan. Karena itu ia menyarakan untuk pengkajian lebih dalam.

Karena itu, untuk bisa mengantisipasi penyebab kecelakaan truk di jalan tol, setiap supit truk sebaiknya juga tidak hanya memahami aturan rambu-rambu lalu lintas namun juga memiliki wawasan yang luas terutama saat terjadi hal-hal yang mendadak misalnya pada saat pengereman dadakan di jalan tol.

Comments
To Top