Balap

Punya VR46, Rossi Bantah Timnya Akan Berlaga di MotoGP Dalam Waktu Dekat

Valentino Rossi yang merupakan pemilik tim VR46, membantah akan gantikan Tech 3 musim depan dalam kerjasama dengan Yamaha.

Italia, autos.id Valentino Rossi mengatakan bahwa dia tidak akan berkompetisi di MotoGP sebagai pemilik tim di tahun 2019 atau 2020, meski terpecahnya Tech 3 dengan Yamaha menciptakan peluang bagi skuad VR46 untuk melangkah ke kelas utama.

Baru-baru ini diumumkan bahwa Tech 3 akan mengakhiri kolaborasi yang telah berjalan selama 18 tahun dengan Yamaha, dengan tim seperti Avintia dan Angel Nieto mengungkapkan ketertarikan untuk menggantikan skuad Prancis itu di MotoGP.

Salah satu pilihan alternatif adalah tim milik pembalap berjuluk ‘The Doctor’, yang sebelumnya dikemukakan Yamaha akan menjadi prioritas pabrikan.

Namun, saat pria asal Italia itu ditanya apakah memasuki MotoGP sebagai pemilik tim merupakan pilihan dalam waktu dekat, dia mengesampingkan langkah tersebut hingga setidaknya 2021.

Dia juga mengatakan bahwa “kemungkinan besar saya masih akan berlomba” sampai saat itu, mengisyaratkan perpanjangan kontrak yang belum dipastikan dengan Yamaha.

“Kami memikirkannya, itu ide yang bagus, tapi kami tidak bisa melakukannya dalam waktu dekat,” kata Rossi pada MotoGP.com (4/3/2018).

Tim VR46 yang dimiliki Valentino Rossi

“Untuk dua tahun ke depan saya tidak akan memiliki tim di MotoGP dengan Yamaha, juga karena kemungkinan besar saya masih akan berlomba. Itu bisa menjadi sesuatu yang perlu dipertimbangkan di masa depan, saat saya berhenti balapan, tapi tidak di 2019 atau 2020.

“Situasinya cukup jelas, meski saya tidak menyangka pimpinan (Tech 3 Herve) Poncharal akan meninggalkan Yamaha.

“Dia punya kualitas dan membantu pabrikan dengan cara yang luar biasa hampir dua dekade, tentu saja apapun yang menjadi pilihannya di masa depan bisa menjadi modal bagus untuk Tech 3.”

Rossi menyelesaikan uji coba MotoGP di Qatar di posisi ke-7, sementara rekan setimnya Maverick Vinales berada dibelakangnya setelah mengalami masalah saat uji coba di Buriram.

Comments
To Top