Balap

Daniel Ricciardo Dilema Dengan Kontrak Baru Bersama Red Bull

Pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo, masih ragu apakah bertahan di tim saat ini atau pindah ke tim lain.

AS, autos.id Daniel Ricciardo yakin kontrak berikutnya di Formula 1 bisa “membuat atau menghancurkan” peluangnya untuk memenangkan kejuaraan dunia.

Sementara Red Bull memperpanjang kontrak Max Verstappen pada akhir 2017 lalu, mereka sepakat memberi waktu pada Ricciardo untuk menilai pilihannya jelang habisnya masa kontrak dan mungkin ada pergerakan substansial di pasar pengemudi.

Di usia 28 tahun dan tampil baik di F1 musim lalu, Ricciardo percaya bahwa dia menghadapi keputusan terpenting dalam karirnya.

“Saya masih punya tahun dalam olahraga ini, tapi usia saya bukan 23 atau 24 tahun,” katanya kepada Motorsport.com (10/2/2018). “Saya masih belajar, saya tidak merasa saya melewati puncak karir saya.

“Kontrak berikutnya bisa menentukan karir saya seperti apa di masa depan, karena sepotong kertas yang saya tanda tangani bisa membuat atau menghancurkan keinginan saya dalam pejuangan memenangkan gelar.

Daniel Ricciardo – Red Bull

“Itulah mengapa saya meluangkan waktu, saya ingin melihat apa yang dimiliki semua orang ketika berada di sini. Mungkin saya akan memiliki lebih banyak pilihan, tapi mungkin juga tidak.”

Dia juga menekankan bahwa dia menginginkan kontrak berikutnya – apakah dengan Red Bull atau tempat lain – untuk jangka panjang.

“Saya ragu untuk menandatangani kontrak hanya satu tahun di suatu tempat,” Ricciardo  menjelaskan. “Ini mungkin akan menjadi kesepakatan beberapa tahun, dua atau lebih, jadi saya harus memastikan itu adalah tempat yang tepat, dengan situasi yang kompetitif.”

Ricciardo telah menghabiskan seluruh karirnya di F1 dengan tim Red Bull, yang juga mendukung karir juniornya.

Red Bull memilih untuk menempatkannya di HRT tail-end ketika memberikan debut pada pertengahan 2011, sebelum pindah ke Toro Rosso dan menghabiskan dua musim sebelum kembali ke tim Red Bull di tahun 2014.

“Saya sudah berurusan dengan (penasehat motorsport Red Bull) Helmut Marko selama 10 tahun. Tentu saya merasa seperti bagian dari keluarga,” Ricciardo menambahkan. “Bahkan di Austria, Tom Uberoll (manajer motorsport Red Bull) mengenal saya sejak tahun 2008.

“Tapi apakah saya harus tinggal di Red Bull sepanjang karir saya atau akhirnya pergi, saya akan tetap dekat dan menghormati orang-orang ini. Mereka adalah bagian dari hidup saya.”

Comments
To Top