Tips

Panduan Beli Mobil Bekas : BMW 318i E46 M43 Tahun 2000

BMW 318i E46 M43
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
5

BMW 318i E46 M43 direkomendasikan untuk Anda yang sedang mencari BMW Seri 3 tahun 2000-an. Hal itu lantaran mesinnya lebih tahan lama, dan ketersediaan suku cadang yang masih berlimpah hingga kini.

Jakarta, Autos.id – BMW Seri 3 merupakan sedan kompak Eropa yang banyak peminatnya. Salah satu model Seri 3 yang masih diburu hingga saat ini adalah BMW 318i E46.

Penampilannya yang kece dengan nuansa brand Eropa yang mewah membuat banyak orang kepincut dengan BMW E46. Penggemar mobil ini juga datang dari berbagai kalangan, baik dari usia muda, sampai mereka yang telah mapan dan ingin bernostalgia dengan sedan kompak Jerman tersebut.

“BMW 318i E46 pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1999. Saat itu model ini hadir dengan kode mesin M43B19 atau yang banyak dikenal dengan kode mesin M43”

BMW 318i E46 pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1999. Saat itu model ini hadir dengan kode mesin M43B19 atau yang banyak dikenal dengan kode mesin M43. Tenaganya 118 hp pada 5.500 rpm dan mesin ini tetap bertahan dipakai BMW sampai E46 produksi tahun 2002. Setelah itu hadir BMW 318i E46 facelift dengan kode mesin N42B20 (N42).

BMW 318i E46 M43

Beberapa penggemar BMW atau bengkel khusus mobil Eropa ini merekomendasikan E46 dengan tipe mesin M43. Hal itu lantaran mesinnya lebih tahan lama, dan ketersediaan suku cadang yang masih berlimpah hingga kini. Sehingga biaya perawatan lebih rendah dibanding model lain. Namun konsekuensinya tenaga yang dimiliki tidak terlalu powerfull.

Jika Kawan Autos tengah menimbang untuk membeli BMW 318i E46 M43, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan :

1. Bodi
Bodi BMW E46 bukan tipe yang rentan terkena kropos akibat karat. Namun bukan berarti hal itu diabaikan. tetap cek sudut-sudut mobil, dibalik lipatan pintu, atau bahkan disekitar kolong mobil. Apakah terdeteksi ada gejala korosi pada bagian bodi. Gejala korosi bisa juga disebabkan karena mobil pernah terendam banjir. Jika demikian, lebih baik tinggalkan dan cari unit baru.

2. Karet-Karet
Mengingat usia mobil yang lebih dari 5 tahun, ada beberapa bagian karet yang mungkin sudah getas. Apalagi iklim di Indonesia yang lebih ektrim dibanding Eropa membuat usia karet ini lebih pendek. Jika ditemukan karet yang getas, pertimbangkan untuk biaya penggantian atau cari unit yang lain.

BMW 318i E46 M43

3. Panel Indikator
Mengetahui gejala BMW 318i E46 M43 bekas masih sehat atau tidak sebenarnya bisa dnegan melihat indikator pada panel speedometer. Pastikan semua indikator menyala saat posisi kunci kontak ON namun mesin belum berfungsi.

Indikator “SRS” akan nyala saat posisi ACC, trus mati beberapa saat setelahnya. Indikator tanda seru (!), segitiga (traction control), EML (check engine), ABS, kampas rem (Brake Pad) (O) kuning, indikator baterai/aki, indikator oli, akan nyala setelah kontak ON, dan mati setelah beberapa lama. Tapi untuk indikator EML, baterai, dan oli akan mati setelah mesin hidup. Cek indikator gear di spidometer, jangan sampai melihat gambar roda gigi muncul di layar panel indikator, ini menjadi pertanda gearbox sudah saatnya di servis.

4. Kaki-Kaki
Untuk E46, BMW mengadopsi sistem fabrikasi aluminium pada kaki-kakinya, maka patut dicek sebelum membeli. Dengan material aluminium membuat sistem kaki-kaki lebih cepat aus terutama pada bagian bushing. Apalagi jika pemilik sebelumnya tak terlalu hati-hati ketika melintas di jalan yang rusak, maka bagian kaki-kaki akan menjadi masalah utama BMW tipe ini.

BMW 318i E46 M43

5. Pajak
Dengan tahun produksi yang lebih dari 17 tahun, pajak untuk BMW 318i E46 M43 ada di kisaran Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Memang cukup tinggi, tapi Kawan Autos akan mendapatkan kenikmatan berkendara dari sedan legendaris BMW tersebut.

6. Harga
Untuk BMW 318i E46 M43 produksi tahun 1999 sampai tahun 2000, harganya ada dikisaran Rp 75 juta – Rp 80 juta. Sementara untuk produksi tahun 2000 sampai 2001 harganya paling mahal Rp 90 juta tergantung kondisi.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
5
Comments
To Top